Moza duduk terdiam di sofa dengan sebuah buku di tangannya. Saat ini, dia sedang berada di perpustakaan, lebih tepatnya balkon yang terbuka dan baru saja selesai membaca di sana. Kisah romance picisan sang Upik Abu yang menjadi Putri setelah dicintai Pangeran. Hidupnya yang penuh penderitaan, berubah dalam sekejap menjadi penuh kemewahan dan kasih sayang. Cerita yang berlebihan, tapi semua orang selalu tertarik membacanya. Mereka selalu berharap akan menjadi Putri yang dipersunting seorang Pangeran, begitu pun dengan dia. Meski cerita itu terasa memuakkan dan terlalu diada-adakan, tapi Moza pernah berpikir bagaimana jika dia ada di posisi tersebut. Dicintai dengan tulus dan disayang oleh orang yang dia cintai. Itu pasti sangat menyenangkan. Sayangnya, Pangeran mana yang mau memberinya per

