"Hentikan." Tatapan membunuh menyorot tegas ke arah Catherine. Darren menarik tangannya dari tubuh wanita itu dan beralih mencengkeram leher Catherine. Dia menekannya sedikit keras. Meluapkan kemarahan yang tiba-tiba memuncak. Alis matanya hampir menyatu. Dia muak dan tidak dapat menahan diri lagi. "D-darren, apa yang kaulakukan? T-tolong lepas. Kaumau membunuhku?" Catherine melotot sambil memegangi lengan Darren. Dia cukup kesakitan dan sulit bernapas. Sebisa mungkin berusaha menyingkirkan tangan lelaki itu. Namun yang terjadi, Darren mencengkeram lehernya semakin kuat, sampai tiba-tiba mendorongnya hingga nyaris jatuh membentur meja. Catherine kesakitan, tapi Darren tetap diam dengan wajah dinginnya. Seakan lelaki itu berniat membekukan seisi ruangan. "Di mana istriku? Di mana kalia

