Berada Dalam Dilema

1128 Words

Rutinitas biasa, kini tidak lagi bisa dilakukan Moza. Tanpa suaminya, dia bangun seorang diri. Ranjang besar dan selimut yang kini menutup tubuhnya. Moza berkedip pelan. Dia merasa aneh, semalam sepertinya ada seseorang yang menemaninya. Apa itu nyata atau hanya perasaannya saja? Moza terduduk di ranjang, tapi tidak ada yang dia lakukan. Dia hanya diam dan menatap jendela yang masih gelap. Kali ini, dia tidak bangun kesiangan. Moza melihat jam dinding masih menunjukkan pukul lima pagi. Namun, apa yang harus dilakukannya sekarang? Berada dalam rumah seharian benar-benar membuatnya bosan. Moza tidak mau seperti kemarin. Dia hanya makan, tidur dan makan lagi. Pintunya juga pasti masih terkunci. Tidak ada yang benar-benar bisa dia ajak bicara atau seseorang yang menemaninya. Moza tidak tahan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD