"Terima kasih sudah datang, Kak. Aku harap, aku akan segera mendengar kabar baik dari kalian. Itu pun jika kalian benar adalah sepasang kekasih." Leon tersenyum tipis, tapi kata-katanya terdengar seperti tengah mengejek Darren. Moza yang ada di sebelah lelaki itu, hanya bisa menggenggam erat tangan Darren. Senyum lebar tersungging di bibirnya saat matanya bertatapan dengan Leon. "Terima kasih juga atas doamu, kami harap bisa memberikan kabar bahagia secepatnya dan mengundangmu. Iya, 'kan Darren?" Moza melirik ke arah Darren yang tadi bergeming layaknya patung Moza tersenyum lebar dan mengangguk. Darren sudah banyak membantunya, kali ini biarkan dia membantu lelaki itu. "Owwh, sepertinya kau sangat mencintai Kakakku." Leon menutup mulutnya sambil memandang takjub sekaligus tak percaya pa

