Bab 20

603 Words

BAB 20 “GILA sih, kenapa keluarga Ratu harus makan malam bareng keluarga gue sih!” Vania mendesah pelan. Ia menatap dirinya melalui pantulan kaca. Kemudian Gadis itu mendecakkan lidah setelahnya. Ia menghela napasnya, kemudian gadis itu mengusap wajahnya kasar. Vania tidak habis pikir, apalagi yang akan dibicarakan oleh keluarga mereka. Vania tahu kalau keluarganya ada ikatan perusahaan dengan keluarga Ratu. Tapi, Vania masih ingat bagaimana Ratu merebut Adrian darinya. “Au ah, lama-lama bego gue mikir ini mulu,” gerutunya. “Van, lo lama amat di kamar kayak tuan Putri yang lagi mandi kembang tuju rupa,” teriak Chandra yang langsung nyelonong masuk ke kamarnya. Mendengarkan itu membuat Vania melenguh malas. Tak mau memanggil Vania lagi dan mengulur waktu lama, akhirnya Chandra memutus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD