Jalan Berbeda

919 Words

Wajah pucat seseorang yang berada di hadapanya itu menimbulkan rasa sesak dan nyeri dalam hati Bian. Membuat mata Bian terasa perih dan ingin menangia. Setelah dia mendengar cerita Opa nya atas aksi ngambek dan mogok makan Davino saat Sang Opa melarang Davino pergi ke sekolah. Bian merasa prihatin, dia tak tau bahwa kakaknya bisa sampai nekat seperti ini saat sedang ngambek. Bian tau kalau kakaknya keras kepala tapi dia tak tau kalau Davino akan melakukan tindakan kekanaka seperti menyiksa diri sendiri. Sebuah tindakan yang membuat Bian merasa semakin khawatir pada kembaranya bila mereka terpisah nanti. Untuk sejenak, Bian hanya termenung memandangin wajah damai Davino yang sedang tertidur. Rasanya Bian ingin terus seperti ini, Berada di samping Kak Davi dan menjaganya. Bian menyekat buli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD