Nirmala menghentikan permainan pianonya ketika ada yang memencet bel di gerbang rumahnya. Wanita itu beranjak, menatap siapa yang datang ke rumahnya. Mengingat biasanya tak ada yang datang kecuali kurir paket atau pengantar makanan. Tepat di depan gerbang, seorang pria sedang berdiri di dekat kamera pengawas sambil tersenyum dan melambaikan tangannya—sepertinya sadar bahwa Nirmala telah melihatnya. Wanita itu memencet tombol untuk membuka gerbang secara otomatis. Lalu beberapa saat kemudian, mobil itu memasuki halaman rumahnya. Terlihat seorang pria keluar dari mobilnya dengan kemejanya yang sedikit basah karena terkena air hujan. Di belakangnya ada seorang gadis cantik tengah memegangi payungnya sambil menatap ke arah Nirmala yang baru saja membuka pintu. Bukannya berjalan bersama unt

