Kota Denpasar, Bali. Mendengar kabar Syarief yang jatuh sakit, Ami dan Jeremy bergegas memesan tiket pesawat ke Jakarta. Sementara Disa tidak bisa ikut dengan mereka karena ia tidak bisa meninggalkan kuliahnya. Disa tampak menangis seraya memerhatikan sang ibu dan ayah angkat bersiap menuju bandara. Bahkan gadis itu tidak mampu menelan sarapannya sama sekali. “Sayang, jangan seperti ini. Doakan saja agar Syarief baik-baik saja. Kalau nanti kondisi Syarief membaik dan tidak terlalu berbahaya, maka mami dan papi akan segera kembali.” “Tapi, Mi. Disa juga pengen ikut.” “Katanya mata pelajaran dua hari ini sangat penting dan Disa juga sudah pernah libur sebelumnya. Sabar, Sayang ... Sebaiknya Disa di sini saja, selesaikan kuliahnya dengan baik.” Ami berusaha membesaran hati putrinya itu.

