Makan Siang Yang Indah

1829 Words

Kota Denpasar, Bali. Waktu sudah menunjukkan pukul dua belas siang. Langit kota Denpasar cerah merona dengan sinar matahari terang menyinari seluruh penghuni kota. Disa sudah keluar dari ruang kelasnya dan bersiap menuju gerbang kampus karena ia sudah berjanji dengan seseorang siang ini. Seseorang yang juga membuat ia penasaran. “Disa, jadi mau temuin laki-laki yang mengaku pernah kamu selamatkan nyawanya itu?” tanya Yasmin seraya memegang lengan Disa sehingga langkah kaki gadis itu seketika terhenti. Disa mengangguk, “Aku penasaran dengan orangnya.” “Sayangnya kamu nggak mau ngajak kami.” Yasmin mencebik. “Aku takutnya nanti dia nggak suka kalau aku bawa teman. Lain kali aku akan ajak kalian juga.” “Nanti malam jadi mau ditemani?” “Kalian mau’kan menginap di rumahku beberapa hari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD