Fakultas Kedokteran, UNUD. Disa sangat bersemangat hari ini. Pasalnya, untuk pertama kalinya ia ingin menemui Raja untuk mengucapkan terima kasih atas hadiah yang sudah pemuda itu berikan. Hadiah sederhana yang sangat berkesan dan bermakna bagi Disa. Selama ini, Disa tidak pernah berniat menemui Raja lebih dahulu. Lagi pula untuk apa? Toh, kalaupun untuk persiapan pameran, selalu saja Raja yang menemui Disa lebih dulu. Tapi hari ini sedikit berbeda. “DIS ... DISA, TUNGGU!!” Disa mendengar suara seseorang yang sudah tidak asing lagi baginya. Disa menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke belakang, “Yasmin, Fielda?” “Kok kamu heran gitu sih? Semenjak kamu aktif di kelompok pameran dan lebih sering menghabiskan waktu bersama kak Raja dan teman-temannya, kamu sudah sombong pada kami.” Yasm

