Menangislah ...

2001 Words

Richard menghempaskan tubuhnya di atas ranjang apartemen miliknya setelah ia menjemput mobilnya di kafe tempat ia menghabiskan banyak sekali minuman keras. Pria itu masih enggan pulang ke rumah orang tuanya dengan kondisinya yang masih belum terlalu stabil. Ia tidak mau siapa pun melihat kondisinya kacau seperti ini, apa lagi ke dua orang tuanya. Yang mereka tahu, Richard adalah manusia yang sempurna tanpa cela dan saat ini pria itu malah berada di titik tersulit dalam hidupnya. Vanesha hamil? Tidak mungkin ... Tapi apa yang ia perlihatkan itu tidak bisa menampik jika ia memang tengah hamil. Apa mungkin ia hamil dengan orang lain? Tidak, aku tahu Vanesha bukan wanita seperti itu. Aargghh ... Kenapa aku sangat ceroboh. Richard terus berperang dengan hatinya. Di lain sisi ia ingin menyang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD