Diam ...

1810 Words

Taksi online yang ditumpangi Darmi berhenti di depan sebuah gedung megah bertuliskan RJ Healing Centre. Darmi turun dari taksi lalu berdiri sejenak di depan pintu gerbang masih bertuliskan “BUKA”. Setelah membaca basmallah di dalam hatinya, Darmi pun mendorong pintu itu hingga pintu terbuka. Healing centre milik Richard memang masih buka sampai jam sepuluh malam. Beberapa kelas juga masih tampak terang karena memang ada kelas malam di sana. Yang ikut kelas malam rata-rata adalah wanita atau pria bekerja yang tidak punya waktu untuk mengikuti kelas siang. Atau anak sekolah dan mahasiswa yang aktifitasnya padat di sing hari. “Selamat malam, Bu. Ada yang bisa dibantu?” sapa sang resepsionis, ramah. “Selamat malam, Mbak. Maaf, bapak Richardnya ada? Soalnya saya berencana mau masukin anak m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD