Disa sampai di kampusnya dan Raja langsung menemuinya sebelum Fielda dan Yasmin. Pemuda yang sedari tadi sibuk mencari Disa dan sudah berusaha menghubungi, terlihat gelisah. Ia memang sudah mencari Disa ke mana-mana dan baru bisa bertemu dengan gadis itu saat ini. “Disa, kamu dari mana saja? Dari tadi kakak cariin lo?” “Oiya? Kak Raja nyariin aku, buat apa? Bukan’kah aku sudah izin siang ini untuk tidak ikut latihan karena ada sebuah urusan penting yang harus segera aku selesaikan?” “Iya, kakak tahu. Kakak hanya ingin memberikan ini saja kepadamu.” Raja memberikan sebuah goody bag kepada Disa.” “Apa ini, Kak?” Disa menerima benda itu dengan kening mengernyit. “Maaf kalau kakak telat memberimu hadiah. Itu karena kakak tidak tahu kalau tiga hari yang lalu kamu berulang tahun. Nggak apa-

