JALAN TERBAIK 22

1172 Words

#Author . . . "Dinda ?!" Ucap Prisil lirih dengan pandangan mata memandang ke arah seseorang yang berdiri tak jauh dari mereka. Dinda Calon istri Alif. Ia tersenyum seraya menganggukan kering. Dinda bersama beberapa teman wanitanya. Berhijab. Mereka mengadakan acara buka bersama. "Eh ... itu kan calon suami kamu. Kok sama cewek berbaring?" Bisik teman Dinda. Dinda sendiri tak menjawab dan memilih menghampiri Prisil dan Alif. "Halo Sil. Apa kabar?" Sapa Dinda ramah. Prisil terlihat mengerjapkan terlihat berkali-kali. Ia berpikir Dinda akan marah dan melabraknya. Tapi perkiraannya salah. Dinda malah tersenyum dan menyapanya. "I-iya baik. Kamu?" Tanya Prisil balik sambil berdiri dari tempat duduknya. "Alhamdulillah baik juga. Kalian sedang buka ya? Maaf kalo aku ganggu!" Ungkap Di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD