86. Mawar Mual?

1031 Words

Mawar menatap makanan yang sudah ia hidangkan di meja. Katanya, Dimas memang akan pulang telat. Tapi masa sih harus setelat ini? Mana tidak ada kabar lagi setelah chat terakhir. Mawar sudah mencoba menanyakan keberadaannya tapi pun tidak ada balasan. Apa memang ada operasi darurat ya? Dan betul sekali, Mawar bisa saja makan duluan tanpa harus menunggu Dimas di rumah. Tapi nyatanya? Entah kenapa, Mawar menunggu dan terus menunggu, Mawar menanti dan menahan gejolak di perutnya. Sembari bertanya-tanya, kapan Dimas akan pulang. Ponsel yang berdenting menandakan jika baru saja, ada sebuah pesan yang masuk. Kebetulan memang dari Dimas yang mengabarkan jika ia tengah berada di perjalanan pulang, sebentar lagi sampai ke rumah. Mawar menjawab pendek, baik, tuturnya. Mawar menunggu Dimas karena m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD