Semakin Terperosok "Selfi kok belum datang juga ya, Jum? Ini sudah pukul sembilan malam loh." Wajah mertuaku ini mulai kelihatan khawatir. "Sudah dicoba telepon, Bu?" tanyaku mencoba memberi solusi. "Tadi sudah, katanya sedang menyelesaiakan tugas, dan sebentar lagi akan pulang." Jadi meskipun banyak kejanggalan yang sudah ditunjukkan Selfi sebelumnya, dan juga kedatangan Gita tadi sore, ternyata mertuaku ini tetap percaya pada Selfi. Tapi tak tahu sih, apa yang sebenarnya dirasakan beliau di dalam hati. Hingga kemudian sebuah motor matic masuk ke teras, dan tentu saja, itu adalah orang yang dari tadi kami tunggu-tunggu. Dia ternyata pulang dengan membawa banyak tas belanjaan, tertulis beberapa nama brand terkenal di tas-tas kertas itu. "Nungguin aku ya, Bu?! Yuk masuk, sudah malam n

