(45)

4604 Words

"Gue gak cuma sayang tapi gue cinta sama lo, Sya, ini perasaan gue yang sebenernya, maaf karena butuh waktu lama untuk bisa ngomong kaya gini." Ulang Azril semakin menatap gue teduh kaya sekarang, mendengarkan pengakuan Azril membuat gue menengadah menatap langit-langit kamar gue dengan tatapan berkaca-kaca, gue sama sekali gak nyangka kalau gue akan mendengarkan pengakuan dan kata-kata cinta keluar dari mulut Azril, laki-laki yang selama ini menyandang status sebagai sehabat gue, laki-laki yang tumbuh dan beranjak dewasa bareng gue, laki-laki yang selama puluhan tahun udah gue anggap layaknya saudara kandung gue sendiri, gue sama sekali gak menyangka kalau gue akan mendengarkan ucapan kaya tadi dari Azril yang sekarang menjadi bahkan udah menjadi suami sah gue, gue masih belum bisa percay

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD