(28)

2742 Words

"Lo mau berdiri di sini berapa lama lagi? Ayo masuk." Ajak gue nepuk lengan Tia yang sedari tadi masih natap punggung Azril padahal orangnya udah gak keliatan mah, Tia masih mau nungguin apaan lagi sekarang? Jelas-jelas Azril udah gak keliatan tapi masih juga di liatin sampai sebegitunya. Lagian gue heran sendiri, Tia tadi pas nanya antusiasnya luar biasa tapi begitu denger jawaban dari Azril, orangnya malah kaya kehilangan raga dan gak jelas arah tujuan hidupnya mau kemana, tatapan Tia mendadak kosong, contohnya ya kaya sekarang, Tia masih natap ke arah jalan padahal Azril mungkin udah sampai kemana-mana, Tia mau nungguin apalagi? Mau nungguin dosen yang ngajar jemput dia masuk ke dalam kelas untuk presentasi? Kan gak mungkin, yang bener aja, kalau nunggu di jemput masuk ke kalas bisa-bi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD