(20)

1039 Words

Mengabaikan ucapan Azril, gue melanjutkan langkah gue dan turun ke bawah buat makan, lagian masalah mata-mata Mas Afi, gue juga ngerti kalau itu gak cuma Azril doang, banyak yang lain makanya walaupun gue ngerasa sedikit terganggu tapi gue berusaha keras untuk mengerti, Mas Afi ngelakuin ini semua karena Mas Afi khawatir, ketidaknyamanan gue gak ada apa-apanya di bandingkan ketidaknyamanan Mas Afi di saat gak bisa berada di sisi gue, gue gak mungkin ngeluh apalagi sampai protes, seperti yang gue bilang, gue udah cukup bodoh karena gak mendengarkan ucapan Mas Afi sama Azril mengenai kelakuan dan niat asli Mas Angga mendekati gue jadi sekarang gue gak mungkin melakukan kesalahan yang sama untuk ke dua kalinya. Mengenai Azril yang langsung ninggalin kuliah cuma demi ngejagain gue, gue rasa i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD