MAFIA - 22

2203 Words

"Saya sangat mengkhawatirkan kondisi Tuan saat ini." Butuh beberapa menit sampai Lucca menjawab kegusaran yang disampaikan Serafine sembari memeriksa beberapa berkas penting yang harus dia selesaikan sebelum keluar untuk makan malam. "Jangan berucap hal yang tidak masuk akal. Aku baik-baik saja." "Bukan kondisi fisik tapi kondisi hati Tuan." Gerakan tangannya yang sedang menuliskan sesuatu terhenti, melayangkan tatapan menusuk tanda tidak menerima argumen yang diungkapkan secara frontal. Wanita cantik bertangan dingin itu memandanginya penuh keyakinan. Berdiri serupa cermin, yang menampilkan bayangan sesungguhnya.  Selama bertahun-tahun kebersamaan mereka selama ini, melewati banyaknya pertarungan berdarah di luar sana, menjadi satu tubuh dalam perperangan yang tidak bisa dipisahkan at

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD