Part 14 "I-iya, baik, Tuan. Den Alvaro bagaimana?" "Kamu berapa hari di kampung?" "Maaf Tuan, kalau saya izin dua hari apakah boleh?" "Ya, tentu." Aku merasa sangat senang, ternyata majikanku yang satu ini sangatlah baik, berbeda dengan yang lainnya, mereka tak menyukaiku di sini. Entahlah ... "Kalau begitu, Alvaro diajak. Saya gak percaya dengan orang rumah." "Baik, saya akan siapkan Den Alvaro juga." "Saya akan menginap juga dua hari." "Hah? Menginap?" Sungguh aku tak percaya ucapannya. Masa sih Tuan Putra ingin menginap? "Ya, kenapa? Ada yang salah?" "Ti-tidak, tapi--" "Hal yang wajar bukan, seorang majikan silaturahmi pada pembantunya? Apalagi keluargamu sedang terkena musibah." "I-iya sih, tapi saya takut mengecewakan Tuan." "Kenapa?" "Rumah saya kecil dan jelek, Tuan.

