Chapter 22

1090 Words

Bagian 21 “Bunda …,” panggil Zaskia seraya membentangkan kedua tangannya untuk memeluk Aisyah. “Bunda apa kabar?” tanyanya. Diusapnya kepala gadis itu dengan lembut. “Alhamdulillah. Kamu sendiri gimana, Neng?” Neng. Sebutan yang Aisyah berikan untuk gadis berlesung pipi itu. Padahal keduanya berbeda suku bangsa, tetapi Zaskia tetap suka mendengarnya. “Alhamdulillah, baik, Bun. Kia dengar Bunda lagi kurang sehat. Sekarang apa yang dirasa?” tanya gadis itu lagi dengan penuh perhatian. Kharisma yang baru saja kembali dari dapur, langsung ikut berkomentar, “Bunda tuh gak bisa tidur, gara-gara mikirin Fatih terus!” Seulas senyum memaksa tampak dari pada wajah cantik Zaskia. Sejujurnya, dia sendiri juga mengalami hal yang sama. Tidur tidak nyenyak, makan pun seperti tidak berselera. Lelaki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD