8.

1159 Words

Rania membuka matanya dan tersentak melihat wajah seseorang yang berjarak sangat dekat sekali dengan wajahnya. Dalam posisi saling memeluk, dengan jarak sedekat ini Rania bisa melihat puas Wajah Ran, dari mata, hidung, dan terakhir bibirnya. Rania mengecup lembut bibir Ran, saat Rania mau melepaskan bibirnya dengan cepat Ran kembali melumat lembut bibir Rania. "Pagi istriku," sapa Ran setelah melepaskan ciumannya. "Ran, kau sudah bangun?" Tanya Rania yang kaget. "Sudah dari tadi, Dari saat kamu mulai menganggumi wajahku!" Ucap Ran yang semakin mengeratkan pelukannya, sedangkan Rania yang ketahuan mukanya merah padam. "A-aku tidak menganggumi wajahmu!!" Jawab Rania terbata-bata. "Benarkah?!" Goda Ran menjawil hidung mancung Rania. Rania diam saja dan semakin menelungsupkan wajahnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD