"Apa? Dinner berdua?" Tanya Rania memastikan ucapan Ran. "Iya sayang, kamu mau kan?" Rania mengangguk senang dengan mata yang berbinar bahagia. "Ya udah kalau gitu aku siap-siap ulu ya." Klik. Sambung telepon pun terputus. Rania pun bergegas bersiap-siap untuk dinner romantis berdua dengan Ran, hari masih sore tapi Rania sudah sangat bersemangat. Memilih-milih pakaian mana yang pas dan nyaman di pakai, dan pilihannya jatuh pada sebuah dress cantik berwarna hitam. Lama Rania berdandan hingga tak terasa sudah malam, lebih tepatnya pukul 7 malam. Rania melihat sekali lagi penampilannya, dan tak lama suara mobil berhenti di halaman rumahnya. Seorang supir yang sudah di perintahkan Ran, untuk mengantar Rania ke acara dinner romantis mereka berdua. Rania tersenyum dan masuk ke dalam mo

