“Mi, Viona ada di sini?” Raka mengulangi pertanyaanya lagi, karena sedari tadi maminya hanya terdiam saja. “Enggak, kok. Dia nggak ke sini.” Ragu dengan jawaban maminya, Raka pun langsung masuk ke dalam dan mencarinya sendiri dengan berteriak memanggil nama Viona. Novi semakin dibuat bingung. Kemudian ia lantas menyusul Raka yang sudah berada di ruang keluarga. “Kamu ini kenapa, sih? Ada masalah sama Viona?” tanya Novi. “Mami yakin, dia nggak ada di sini?” “Enggak, Raka. Kalau ada di sini mah nggak bakal Mami tutup-tutupin.” Raka menghela napasnya. “Nggak bohong, kan?” tanyanya lagi. “Buat apa Mami bohong? Kalau nggak percaya, cek aja sendiri.” Raka kembali berpikir. Kalau di rumah ini juga tidak ada, lalu ke mana Viona pergi? Tidak mungkin kan, kalau ke rumah Shafa lagi?

