Menepati janji

1124 Words

“Tante, Viona jangan ditanya yang aneh-aneh dulu ya. Biarin dia istirahat dulu sampai kondisinya pulih.” Meskipun gelisah, namun Emma tetap menganggukkan kepalanya. “Emangnya kamu nggak tau, kenapa dia bisa kayak gini?” tanyanya. Sinar menggeleng. “Kita semua belum ada yang dikasih tau. Kata Dokter Evelyn, biarin dia fokus ke kesehatannya dulu. Karena ini udah kedua kalinya loh, dia hampir keguguran.” Emma semakin dibuat gelisah. Tubuhnya mendadak lemas setelah mendengar penjelasan dari Sinar. Ia yang berniat mengantarkan teh hangat ke kamar Viona pun ia urungkan, karena takut menangis di sana dan mengganggu Viona yang sedang istirahat. “Ini pasti ada sangkut pautnya sama Raka, kan?” tanya Emma. “Iya. Pasti kalau itu,” jawab Sinar. Melihat Dokter Evelyn dan Shafa yang berjalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD