Sore hari setelah menyuapi Esther makan, Raka berniat untuk pergi ke rumah Mama mertuanya. Ada sesuatu yang ingin segera ia bicarakan, karena sedari tadi sangat mengganjal dipikirannya. Akan tetapi saat ia tengah bersiap-siap, tiba-tiba terdengar suara mobil yang berhenti di garasinya. Ia pun lantas keluar untuk melihatnya, dan ternyata Mami dan papinya lah yang bertamu ke rumahnya sore ini. “Masuk,” ketus Erwin. Menyuruh Raka untuk kembali masuk ke dalam rumahnya. Mereka duduk di ruang tamu, karena di ruang keluarga ada Esther yang sedang menonton televisi. “Papi nggak mau banyak bicara, Papi nggak mau ribut, Papi nggak mau berantem. Papi datang ke sini cuma mau lihat sikap tegas kamu aja. Sekarang beresin semua barang Esther, kita antar ke rumah orang tuanya sekarang juga!” tegas

