Keputusan egois

1104 Words

“Kamu hamil?” tanya Emma. Wajahnya terlihat sangat shock, seolah tidak menyangka jika Putri kecilnya yang baru saja ia besarkan kemarin saat ini sudah mengandung anak. Viona hanya mengangguk. Saat ia kembali memejamkan matanya lagi, tiba-tiba mamanya melakukan hal yang tak terduga. “AAAA ... MAMA UDAH MAU PUNYA CUCU!” teriaknya heboh seraya mengguncang-guncangkan tubuh Viona. Sedangkan Viona hanya mendesis kesal seraya menatapnya sinis. Emma kemudian tertawa bahagia sembari mengelus-elus perut Viona yang masih datar. “MasyaAllah ... sehat terus ya, cucu Oma. Cepat lahir, biar Oma bisa bawa kamu ke arisan,” celotehnya sendiri. Sedangkan Viona hanya memutarkan bola matanya malas. Belum-belum sudah berencana mau diajak arisan. Memang dasar Emak-emak. “Suami kamu udah tau?” tanya Emm

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD