lulur aromatherapy

442 Words
pagi ini Fara bangun tidur dengan hati yang sangat bahagia.fara beranjak dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badan.fara mandi dengan menggunakan lulur aromatherapy buatannya sendiri yang wanginya sangat segar dan menenangkan. Fara sering membuat lulur sendiri untuk merawat kulit wajah dan kulit badan agar tetap terjaga kelembutan dan kecerahannya.fara sering memadukan s**u murni untuk merawat kulitnya. bahan- bahan yang di gunakan Fara untuk membuat lulur adalah bahan herbal semua. Fara memadukan s**u murni,jahe, kunyit kuning dan madu untuk merawat kulitnya. kulit badan Fara memang sangat cerah dan lembut. selesai mandi Fara mengenakan gamis berwarna kuning dengan jilbab yang sepadan dengan warna gamisnya. lalu Fara mengenakan sepatu kuning juga di kakinya. perfect!!! Fara sudah siap pergi. sebelum pergi Fara berpamitan terlebih dahulu kepada faikan. sayang aku pergi dulu ya karena ada beberapa kerjaan di luar yang harus segera aku selesaikan. pamit Fara kepada faikan. iya sayang,hati- hati di jalan ya. kamu mau ngurus pesanan kue ya sayang? tanya faikan iya sayang. jawab Fara padahal Fara pergi untuk mengurus caffe, bukan untuk mengurus pesanan kue.faikan memang belum tahu kalau Fara mempunyai caffe di beberapa tempat. jadi faikan tahunya Fara itu bila keluar hanya untuk mengurus pesanan kue. Fara berangkat ke caffe hanya menaiki sepeda motor bututnya. sesampainya di caffe, Fara langsung memarkirkan sepeda motornya dan langsung masuk ke dalam. di depan pintu sudah ada Ida yang menyambut kedatangan Fara. Ida adalah asisten kepercayaan Fara yang di tugaskan untuk mengurus caffe. sesampainya di depan pintu Fara langsung mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Ida di situ Ida menyambut uluran tangan Fara yang mengajak bersalaman. apakabar bunda Fara? tanya Ida Alhamdulillah kabar baik mbk Ida. jawab Fara Ida mempersilahkan Fara untuk langsung masuk ke ruang kerja yang di desain seperti kantor. Fara dan Ida sama- sama duduk di kursi yang berada di ruangan itu. Ida memberikan buku laporan keuangan kepada Fara. dengan cepat Fara membuka buku itu. di situ wajah Fara langsung sumringah karena keuntungan caffe di setiap bulannya sangat baik dengan begitu pesatnya. Fara bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kelancaran rezekinya tiada henti. Fara langsung memeluk Ida karena begitu seNangnya. Fara selalu mengucapkan banyak terimakasih kepada Ida. Ida pun merasa bahagia melihat Fara yang sedang berbunga- bunga hatinya. saking bahagianya Fara lupa kalau hari itu sudah semakin siang. Fara berpamitan kepada Ida untuk segera pulang karena sudah waktunya makan siang dan harus melayani faikan untuk makan. mbak Ida saya pamit pulang dulu dan besok saya akan kembali lagi ke caffe untuk memantau pekerjaan anak- anak. tegas Fara iya bunda Fara. hati- hati di jalan. jawab Ida oke siap. timpal Fara terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca?maafkan bila terkadang bahasanya masih belepotan☺️?
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD