33 Hampir seminggu ini, Azwar dan Zabi sering melihat mamanya melamun, menatap air di kolam renang yang seolah juga enggan bergerak riuh. Hanya tanaman di sekitar kolam yang sesekali bergerak ditiup angin. "Aku yakin mama masih sangat mencintai papa, tapi akan lebih baik begini, jika papa laki-laki baik ia akan mengejar dan memohon pada mama untuk kembali dan berjanji tak akan mengulang kebodohan di masa lalu." Azwar menatap adiknya, tumben Zabi bicara panjang lebar. "Aku malah tak berharap papa kembali pada mama, biarlah di usia tua mama tak diganggu oleh laki-laki tua m***m yang selalu mengejar wanita muda berdada semangka, jika aku tega rasanya ingin aku kebiri laki-laki tua itu, sejak kita kecil sampai kita setua ini tak ada kapoknya dia main selangkangan." "Kaaak ... bicara kok s

