*Happy Reading* "El, lo kok bisa gampang banget kasih info soal Arletta? Kalau ternyata Pak Arjuna itu temennya Joshua, gimana?" Arkana mencoba menyuarakan uneg yang sedari tadi mengganggunya, setelah pria yang bernama Arjuna itu pergi demi menenangkan tangis putrinya. Iya, gengs! Setelah sekian jam terus duduk, seraya mencoba mengintimidasi Arkana dan Elkava selama anak buahnya mencari informasi. Akhirnya yang bisa membuat pria itu bergerak adalah tangis putrinya. Padahal sebelumnya, tak perduli pelayan atau anak buahnya yang lain menginformasi apa pun. Pria itu memilih tak bergerak dari tempatnya, terus mengawasi gerak-gerik Arkana dan Elkava. Seolah dua pria itu adalah penjahat yang akan merampok rumahnya. Menyebalkannya, pria itu juga memanggil pengacaranya yang bernama Alansy

