*Happy Reading* "Sudah! Sudah! Hentikan!" Nenek berteriak lagi dengan khawatir, saat Arletta tak juga melepaskan sang paman. Elkava pun membantu menepuk bahu Arletta. Seakan memberikan isyarat untuk menghentikan situasi ini. Arletta mendengkus kesal. Terpaksa melepaskan mainannya. Di tempatnya, Adiyaksa pun turut mendengkus kesal, sambil berusaha segera bangun. Pria itu geram luar biasa karena merasa di permalukan seorang bocah ingusan. Bagaimana tidak merasa begitu? Faktanya, Adiyaksa itu sebenarnya mempunyai tubuh tinggi, besar dan kekar melebihi Arletta. Badannya dua kali lebih besar dari keponakan barunya. Lebih dari itu, Adiyaksa juga bisa bela diri meski bukan seorang ahli. Tetapi lihatlah apa yang sudah terjadi? Bisa-bisanya dia tak bisa berkutik melawan si gadis ingusan itu.

