Keputusan Arkana

1121 Words

*Happy reading* "Cepat pergi ke Safe House. Tempat itu sudah tidak aman untuk kalian berdua!" titah Elkava tegas setelah Arletta menceritakan kejadian pagi ini di apartemen Arkana. "I see." "Bawa barang seadanya aja. Yang penting-penting pastinya. Sisanya biar anak buah gue yang urus. Mayat-mayat di sana juga biarin aja. Nanti--" "Untuk urusan mayat. Sudah gue urus," sela Arkana cepat. Yang juga ikut mendengarkan obrolan Arletta dan Elkava. Karena memang mereka melakukan sambungan telepon dari ponsel Arkana. Sedang ponsel Arletta kan ikut terbakar kemarin dalam kamar kosannya. "Maksudnya?" beo Elkava "Ya ... lo tahulah. Tidak ada orang yang benar-benar bersih di dunia ini," akunya kemudian. Akhirnya membuat Elkava paham. "Cakep! Lo semakin bisa diandalkan, Bro!" puji pria itu kemu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD