*Happy Reading* "s**t!" Brak! Arnetta melonjak kaget saat pintu kamar mandinya dibuka kasar dari luar. Semakin kaget saat melihat keberadaan Arletta di ambang pintu, menatapnya penuh marah. "A-Ale, lo--" Sret! Kembali, Arnetta terkesiap kala tangan Arletta dengan cepat menarik benda kecil yang sedari tadi ditangisinya. Arnetta seketika gusar dan panik melihat wajah Arletta yang makin keruh menatap benda bergaris dua itu. "Ini maksudnya apa? Jelasin!" desak Arletta kemudian. Menatap Arnetta tajam. Tetapi, karena rasa panik dan takut Arnetta tidak bisa berkata-kata. Gadis itu seakan lupa bagaimana cara bicara. Otaknya mendadak kosong. Meski begitu, air matanya sudah kembali mengalir deras dari kedua sisi. Dia menatap Arletta takut di sertai kebingungan yang teramat. "Arnetta! Lo

