Mobil Rikki berhenti di depan apartement Airra, ketika Airra turun dari mobil tanpa menyapa Rikki. Lekas Rikki turun dari mobilnya. "Airra," panggil Rikki. "Sorry Rik hari ini gua cape, terimakasih atas hari ini." sahut Airra melanjutkan langkahannya ke dalam apartemen. Rikki menatap Airra dengan tatapan nanarnya. Sungguh hari yang kacau, sudah lelah karena seharian ini kini hal itu malah membuat hubungannya dengan Airra merenggang. Nyutt.. kepala Rikki merasakan sakit, semingguan ini ia memang sering lupa makan dan bahkan waktu tidur yang tidak teratur. "Akhh.. kacau semua! seharusnya rasa lelah ku tak ku lontarkan kepada Airra, ingat lah Rikki apa yang kamu lakukan sekarang untuk Airra itu karena keinginan mu sendiri." gumam Rikki sambil menyenderkan tubuhnya ke pintu mobil. Di sisi

