Alfi mengernyitkan dahi dengan menatap lurus Dean dan Anas di depannya yang mengajaknya berbicara masalah serius. Setelah sekian lama tidak bertatap muka dengan Dean, akhirnya mereka kembali dipertemukan saat kejadian begini. Rasanya lumayan canggung, padahal mereka dulu begitu akrab seperti saudara kandung. "Jadi, kalian mau membicarakan apa?" Tanya Alfi memecah keheningan di antara mereka. Dean berdehem samar, sekilas melirik Anas yang mengangguk saja mempersilahkan untuk menjelaskan. "Aku kemarin-kemarin pernah ke rumahnya Anas untuk bertemu dengan Om Husyan," ujar Dean mengusap tengkuknya sesaat merasa bingung sebenarnya harus bicara mulai dari mana. "Ada urusan kau mau ketemu, papa?" Balas Alfi dengan tatapan dingin, Dean sontak menoleh pada Anas seakan meminta bantuan. "Dean ke r

