Bab 22

980 Words

Bab 22 Pembicaraan itu membuat Antonio berpikir semalaman. Berkas-berkas itu memang pernah Antonio baca, tapi hanya beberapa. Kalau pada akhirnya kejadiannya seperti ini, Antonio bisa apa? Meski posisi saat ini begitu mencintai Teresa, tapi tetap saja berpisah dengan Aurora belum siap. Andai Teresa tidak datang, mungkin Antonio masih bersama Aurora saat ini. "Kenapa?" tanya Teresa. Ia duduk di samping Antonio seraya menyender pada pundak. "Masih memikirkan Aurora?" Antonio tersenyum tipis lalu mengajak sang istri rebahan. "Tidak juga. Aku hanya masih bingung dengan semua keadaan ini." Tiada yang tahu apa tujuan Antonio sebenarnya. Bahkan Antonio sendiri juga bingung. Dia mengakui kalau tidak pernah ada rasa untuk Aurora, tapi ia selalu tergiur dengan paras cantiknya. Dia mencintai Tere

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD