"Sekarang kita kemana lagi?" tanya Zack pada Tisha yang masih sibuk menghapus jejak air matanya dengan tissue. "Kita pulang dulu jemput Alyta. Setelah itu antar aku belanja keperluan bayiku," jawab Tisha dengan perasaan yang jauh lebih baik. "Baiklah, Nyonya, kita berangkat sekarang." Perkataan Zack langsung mengundang gelak tawa Tisha. Pria itu sudah mulai berani menggoda majikannya. Begitu tiba di rumah, Tisha bergegas menemui Alyta. Tisha berharap Alyta senang jika diajak keluar untuk sekedar jalan-jalan dan belanja keperluan calon adiknya. "Sayang, kita jalan-jalan, yuk!" ajak Tisha setelah membuka pintu kamar Alyta. Gadis kecilnya ternyata sedang duduk di depan meja belajar. Namun, tak ada kegiatan apapun yang dilakukannya. Ia hanya menatap kosong pada buku gambarnya yang beberap

