“Mau teh?” Sapa Roan pada Eliza yang baru saja memasuki dapur istana. Seperti di kastil mereka, istana vampire juga dilengkapi dengan dapur. Meski hampir tidak pernah digunakan sama sekali. Eliza mengangguk. “Dengan senang hati.” Jawabnya. “Kamu sedang apa Ro?” Tanya Eliza penasaran. “Memasak makananmu. Apalagi?” Jawab Roan yang masih tetap fokus pada cangkir teh ada di hadapannya. “Hahahaha... Yang benar? Kamu tidak sedang mencoba meracuniku kan? Sudah berkali-kali Aku kemari dan baru hari ini aku mendapat perlakuan spesial seperti ini. Biasanya Aku harus mencari makananku sendiri.” Tutur Eliza setengah tertawa. “Hah Kau ini! Tentu saja tidak Liz. Kamu tamu kehormatan kerajaan ini, bagaimana mungkin Aku mencoba meracunimu? Ka

