Pertempuran terakhir

1837 Words

            Edmund dan Aphrodite duduk dengan sopan di ruang kerja Raja Clovis. Ratu Amira dan Irven juga ada disana.             “Kenapa tidak menunggu setelah pernikahan kalian saja?” Tanya Ratu Amira setelah Edmund mengatakan kalau Aphrodite ingin menyerbu pasukan Rowena secepatnya.             “Saya tidak bisa membiarkan rakyat Oriana menderita lebih lama lagi Ratu. Rowena semakin brutal. Dia membunuh orang yang tak berdosa tanpa alasan. Bagaimanapun juga Aku adalah Putri Oriana. Aku tidak bisa diam saja melihat rakyatku menderita.” Tutur Aphrodite.             Raja dan Ratu saling pandang. Bertukar pendapat dalam diam. “Bagaimana menurutmu Irven?” Tanya Raja Clovis.             “Menurutku tidak masalah. Kita sudah mendapat sekutu dan ada dua penyihir yang membantu kita. Kurasa kit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD