2

1742 Words
Saat ini Rora sudah membaik. Ia sedang bersama dengan Galaksi dan mereka berdua sedang menonton TV bersama. Malam ini, ternyata teman-temannya sedang berkumpul di basecamp Genk Predator. Mereka semua sedang karaoke disana. Galaksi pun melihat ke handphonenya.  "Kesana yuk Galaksi" ajak Rora yang saat ini tahu bahwa Galaksi sebenarnya juga ingin pergi ke basecamp dan bertemu dengan teman-temannya itu. Galaksi pun menatap ke arah Rora dan ia mengatakan kepada Rora bahwa tidak usah saja karena Rora yang baru saja mendingan. Namun Rora tetap besikukuh untuk mengajak Galaksi pergi ke basecamp itu.  "Ayo lah Gal, come on aku udah ga papa beneran deh sumpah. Ayo dong Gal, kalo ga kesana aku ngambek nih. Lagian kan hari ini bisa kita gunain juga buat bahas tentang rencana kita mau ke Bali itu loh Gal. Mau ya Gal" ujar Rora dengan memohon, dan akhirnya Galaksi pun mengiyakan. Mereka berdua pun saat ini sedeng berganti baju di kamar mereka.  Setelah sudah selesai berganti baju, Rora dan Galaksi pun langsung ke mobil mereka dan mereka berdua pun berangkat menuju ke basecamp mereka. Namun saat berada di perjalanan, Rora pun meminta Galaksi untuk berhenti di tempat martabak depan karena ia ingin membelikan martabak untuk teman-temannya. Dan kebetulan sekali, Rora memintanya untuk berhenti di martabak langgananya itu yang pastinya belum tahu kalo Galaksi sudah kembali. Galaksi nanti akan membuat terkejut Mang Ujang, penjual martabak.  "Hahaha kebetulan nih aku mau ngagetin Mang Ujang. Jadi yang di depan itu martabak langganan aku dulu. Pasti waktu ngeliat aku ntar dia kaget deh Ra hehek" ujar Galaksi jail.  "Dasar ya kamu tuh jail banget deh kelakuannya. Ya udah kalo gitu aku turun dulu ya" ujar Rora yang saat ini turun dan memesan martabak tersebut dengan jumlah banyak.  "Mang martabak manisnya yang oreo 3, yang coklat s**u keju 2, yang silverqueen 1, terus yang dairy milk 1 ya. Terus buat yang martabak asinnya 6 ya mang" ujar Rora tersebut.  "Oke neng siapp deh neng kalo gitu mah" ujar Mang Ujang tersebut. Galaksi masih menungu di dalam dan Rora pun di luar menunggu martabak itu jadi. Galaksi masih nunggu di dalam karena memang Galaksi nanti akan mengejutkan Mang Ujang saat ia mengambil martabak. Karena tidak mungkin juga Rora membawa martabak yang banyak itu sendirian.  "Nah ini neng udah neng" ujar Mang Ujang dan saat itu lah Galaksi langsung turun dari mobilnya dan membayar martabaknya itu. Galaksi mengeluarkan sepuluh lembar uang ratusan ribu dan ia pun memberikannya kepada Mang Ujang pada saat ini. Mang Ujang kaget.  "Makasih ya Mang udah dibuatin martabak" ujar Galaksi dan Mang Ujang pun langsung auto melihat ke arah Galaksi tersebut pada saat ini dan Mang Ujang pun langsung terkejut melihat Galaksi. Bahkan Mang Ujang juga sampai memeluk erat Galaksi saking kangennya.  "Ya Allah, kamu ini kemana aja Galaksi banyak yang nyariin kamu" ujar Mang Ujang.  "Ga kemana-mana Mang, kemarin nyari Puteri ini udah ketemu puterinya kan ya. Yang penting sekarang udah balik kan Mang hehehe" ujar Galaksi kepada Mang Ujang itu.  "Tetep aja ya kamu itu bikin kaget. Pasti ini udah direncanain kan. Kamu mau ketemu sama temen-temenmu ta? Tadi Mamang liat soalnya pada sliweran disini juga mereka mau ke basecamp kayaknya" ujar Mang Ujang yang diangguki oleh Galaksi tersebut pada saat ini. Setelah itu, Galaksi dan Rora pun berpamitan kepada Mang Ujang. Saat ini mereka sudah melanjutkan perjalanan mereka ke basecamp lagi. Dan sesampainya di basecamp keadaan basecamp sangat ramai sekali dipenuhi oleh teman-temannya mereka yang sedang karaoke.  Memang akhir-akhir ini mereka semua sedang mengurangi pergi ke club malam dan tempat karaoke. Dan ya, mereka seringnya berkumpul di basecamp ini karena di rumah Galaksi yang sekarang dijadikan basecamp itu juga ada alat untuk karaokenya juga. Jadi mereka bisa karaoke seperti sedang di tempat-tempat karaoke. Rora dan Galaksi pun saat ini keluar dari mobilnya dan membawa martabak yang telah mereka beli itu ke dalam.  Keadaan basecamp sangat ramai sekali pada saat ini. Bahkan riuh yang mereka buat itu terdengar sampai ke halaman depan basecamp. Rora dan Galaksi pun sudah masuk ke dalam dan menemukan ada Andra, Sony, Raisa, dan Diandra yang sedang menonton TV.  "Weh dateng juga lo. Ra, lo udah mendingan?" tanya Andra kepada Rora saat ini.  "Tenang Ndra, gua udah Oke kok. Thanks ya hehehe, btw ini ada martabak nih" ujar Rora.  "Wahh asyik nih enak" ujar mereka berempat itu sembari memilih martabak disana.  "Kok lo berempat kaga diatas sih? Kaga ikut karaokean lo pada?" tanya Galaksi itu.  "Ga deh, ntar lagi. Mau nonton film dulu aja kita mah. Karaokenya ntar aja kalo mereka dah tidur tuh gua bangunin dah mereka pakek suara gua. Biar dah abis itu jadi pada budeg semua dengernya nanti" ujar Diandra kepada mereka semua tentang rencananya itu.  "Anjirr serem juga ide lo woy. Ga bisa yang soft sedikit apa" ujar Andra bertanya.  "Ga woy, ah udah lah males ngomong gua tuh kalo kayak gini mah. Mending gua makan dah" ujar Diandra. Mereka pun saat ini sedang makan. Sementara itu, Galaksi dan Rora pun pergi ke atas untuk memberikan martabak tersebut. Dan mereka berdua pun sudah sampai di atas. Langit pun melihat Galaksi dan Rora langsung menyerobot martabak yang ada ditangan mereka.  "Woy ngagetin aja lo anjir" ujar Galaksi kepada Langit. Namun sepertinya saat ini Langit sedang mabuk dan beberapa dari mereka juga sedang mabuk. Hal itu terlihat dari adanya botol minuman keras yang ada disana dan juga kebanyakan dari mereka berbeda.  "Yah pantes aja Andra sama yang lainnya tadi di bawah" ujar Galaksi ke Rora itu.  "Loh emang kenapa Galaksi? Ada masalah disini?" tanya Rora yang sedang bingung.  "Mereka pada mabuk Ra, kamu mending turun deh ya ikut sama Diandra tadi" ujar Galaksi kepada Rora. Rora pun melihat keadaan sekitar dan ternyata benar, mereka mabuk.  "Kamu ga ikut ke bawah? Kamu mau mabuk juga?" tanya Rora kepada Galaksi itu.  "Tenang aja sayang, aku ga bakalan mabuk. Kalau pun aku ikut minum juga cuman dikit aja kok. Kamu tenang aja" ujar Galaksi kepada Rora tersebut yang membuat Rora tidak mau untuk turun kebawah. Rora pun tetap keukuh ingin berada disana pada saat ini.  "Ya udah, kalo kamu ga mau turun. Tapi nanti kalo kamu udah ga kuat bisa turun sendiri ya Ra" ujar Galaksi yang diangguki oleh Rora pada saat ini. Galaksi pun saat ini bergabung dengan teman-temannya. Rora melihat jika saat ini Galaksi sangat bahagia sekali.  Mereka semua pun saat ini mulai bernyanyi lagi. Dan saat ini mereka menyanyikan lagi Berharap Tak Berpisah - Reza Artamevia. Mereka pun mulai bernyanyi mengikuti alunan lagu.  Ingatkah 'kan dirimu Yang pernah menyakiti aku Kau kecewakan aku Tapi kumaafkan salamu hmm Kini berganti kisah Ku menyakiti dirimu Tapi apa yang terjadi  Kau meninggalkanku Izinkan aku  Untuk terakhir kalinya  Semalam saja bersamamu Mengenang asmara kita Dan aku pun berharap Semoga kita tak berpisah Dan kau maafkan kesalahan Yang pernah kubuat Hmmmhh (Saat menyanyikan reff ini mereka semua pun bernyanyi sembari mengangkat gelas mereka yang dipenuhi oleh minuman beralkohol itu)  Ingatkah 'kan dirimu Yang pernah menyakiti aku Kau kecewakan aku Tapi kumaafkan salahmu Kini berganti kisah,  'Ku menyakiti dirimu Tapi apa yang terjadi Kau meninggalkanku Izinkan aku Untuk terakhir kalinya Semalam saja bersamamu Mengenang asmara kita Dan aku pun berharap Semoga kita tak berpisah Dan kau maafkan kesalahan Yang pernah kubuat (Mereka semua seperti membuat basecamp Genk Predator itu menjadi Club Malam karena suara yang ada di dalam ruangan benar-benar keras)  Mengapa kau begitu mudahnya Berpikir hanya dalam waktu yang sekejap mata Kutahu hanya bibirmu yang bicara Tapi hati kecilmu masih mencintaiku Izinkan aku untuk terakhir kalinya Semalam saja bersamamu Mengenang asmara kita Dan aku pun berharap Semoga kita tak berpisah Dan kau maafkan kesalahan Yang pernah kubuat Oh, izinkan aku untuk terakhir kalinya Semalam saja bersamamu Mengenang asmara kita Dan aku pun berharap Semoga kita tak berpisah Dan kau maafkan kesalahan yangng pernah kubuat  (Berharap Tak Berpisah - Reza Artamevia)  Mereka pun menyanyikan lagu itu bersama-sama dengan sangat ramai. Rora pun melihat Galaksi dan ternyata ia menepati janjinya. Sejak tadi Rora baru melihat bahwa Galaksi hanya minum satu kali saja. Setelah itu Rora belum melihat Galaksi minum lagi. Dan karena sudah percaya dengan Galaksi, Rora pun akhirnya memutuskan untuk ke bawah saja. Ia pun saat ini sudah kebawah bergabung dengan Andra, Sony, Raisa dan Diandra. Mereka masih menontkn TV. Saat Rora datang mereka pun langsung mempersilahkan Rora duduk.  "Ga kuat di atas Ra? Hahahah udah gua duga sebelumnya sih kalo lo ga akan kuat" ujar Andra yang diangguki oleh Rora tersebut.  "Galaksi ga lo bawa kebawah juga? Ga takut kalo dia minum?" tanya Sony itu.  "Galaksi udah minum kok tadi. Ga papa, Galaksi ga akan minum banyak juga kok. Tenang aja hehehe" ujar Rora dengan percaya kepada Galaksi tersebut pada saat ini.  "Eh btw gua mau nanya dong Ra, ini martabaknya Mang Ujang atau bukan? Soalnya kayak kenal banget gua sama rasa ini tuh" ujar Andra bertanya karena penasaran sekali.  "Iya, khas banget ya emang rasanya? Katanya Galaksi ini martabak kesukaannya dia sama kalian semua" ujar Rora bercerita kepada mereka berempat.  "Lah berarti tadi lo sama Galaksi ke Mang Ujang dong ya? Gimana reaksinya Mang Ujang waktu ketemu sama Galaksi? Karena kayaknya mereka baru ketemu sekarang deh semenjak Galaksi pergi dulu itu" ujar Andra tersebut yang membuat Rora jadi tertawa.  "Hahaha Mang Ujang tuh kaget kan terus langsung meluk Galaksi" ujar Rora lalu ia bercerita tentang yang tadi. Mereka pun masih mendengarkan cerita dari Rora tersebut.  Saat ini mereka yang dibawah pun mulai melanjutkan menonton film lagi sementara yang diatas masih saja karaokean. Tak lama kemudian, pintu depan di buka dan yang membuka ternyata adalah Raja dan Ratu. Mereka berempat pun langsung mendadak terkejut. Terutama Andra dan Sony yang saat ini sudah panikpanik sekali saat ini. Mereka panik karena Raja sangat tidak suka jika rumah digunakan untuk berpesta dan minum minuman keras bersama-sama.  "Kenapa kok pada kaget? Kok kalian ada disini? Yang lain mana?" tanya Raja itu.  "Ada diatas bang" ujar Rora yang memang tidak tahu jika Raja membenci pesta alkohol yang dilaksanakan di rumah. Karena baginya, rumah itu adalah tempat untuk beristirahat. Raja pun saat ini naik ke atas dan mendengar suara musik karaokean saat ini. Sementara Andra dan Sony sudah sangat panik sekali. Ratu pun melihat kepanikan itu dan bertanya.  "Kenapa weh? Ada masalah apa?" tanya Ratu kepada Andra dan Sony tersebut. "Sebentar lagi ada harimau mau ngamuk Kak. Gawat, mereka yang diatas lagi pada minum" ujar Andra membuat Ratu terkejut. Mereka semua pun langsung menyusul Raja.  Dan saat mereka sampai diatas, Raja sudah mulai mengitari seluruh ruangan ini.  "Apa-apaan ini woy. Berhenti ga lo semua" teriak Raja dan setelah itu ia mematikan secara paksa musik itu dengan mencabutnya. Mereka semua pun yang saat ini ada yang sudah mabuk, ada yang tidak minum, dan ada yang mabuk sekali itu pun berhenti dan langsung kicep ketika melihat ternyata yang mematikan musik tadi adalah Raja. Mereka pun langsung menunduk semuanya dan saat ini Raja memberikan nasihat lagi kepada mereka.  Nasihat yang membuat mereka semua pun saat ini tertidur dengan pulas. Mereka semua pun saat ini sudah tidur disana. Sementara Rora dan beberapa lainnya yang tadi tidak minum pun terpaksa harus membereskan botol, kaleng dan bekas makanan teman-teman. 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD