1

1853 Words
Galaksi sudah kembali bersama dengan Genk Predator. Mereka semua pun saat ini juga sedang berada di SMA PAHLAWAN. Mereka masih saling temu kangen disana. Tentu nya banyak sekali yang sudah kangen dengan keberadaan dari Galaksi. Karena bagi mereka kehilangan Galaksi selama dua tahun lebih, sama seperti kehilangan Galaksi selama dua puluh tahun. Karena memang kebiasaan mereka yang selalu bersama dengan Galaksi. Namun saat Galaksi pergi, mereka harus melakukan sendiri dan juga mereka kehilangan. "Woy udah yuk ah, ngapain deh disini panas juga woy. Mending di kantin aja lah" ujar Sony kepada teman-temannya yang saat ini masih berada di lapangan basket karena tadi mereka semua baru selesai melakukan foto dengan adik tingkat mereka semua itu tadi. "Ya elah lo cowok woy masa kalah sama cewek-cewek yang sabar gini sih. Btw basket yuk kita, gua kangen banget ini sumpah deh. Ga ada yang kangen basketan ya lo semua? Ayo lah guys come on. Hari ini juga masih panjang kan? Kita juga bolos berjamaah gini, masa ga kita gunain waktu bolos kita sebaik mungkin sih" ujar Rama kepada teman-temannya saat ini. "Tapi ya bener juga sih kayaknya seru juga kalo main basket lagi. Yuk lah kita main lagi lah. Yang pada belum capek ya gas lah ayok kita main. Itung-itung kan olahraga juga" ujar Angkasa. Mereka semua pun setuju dan saat ini beberapa dari mereka pun mulai bermain. Sementara itu, para cewek memilih untuk pergi ke kantin dan membeli snack serta minuman dingin. Mereka pun pergi ke kantin secara bersama-sama. Aura yang mereka ciptakan pun juga positif karena mereka semua memang sangat bahagia sekali pada saat ini. Mereka pun sudah sampai di kantin dan mereka saat ini sedang bersama-sama memilih snack mereka. "Btw buat yang anak Pahlawan nih, gua mau nanya dong sama kalian. Disini ada yang berubah ga sih sekolahnya? Dari dulu gua tuh penasaran bangett deh sama sekolah ini tuh" tanya Marsya. "Ga ada sama sekali Sya, makanya kita kayak balik ke masa lalu gitu deh. Hampir semuanya masih sama, ya kecuali pergantian kepala sekolah deh kayaknya yang sekarang jadi Pak Raden guys. Ga nyangka deh Pak Raden daebak banget" ujar Diandra menjawab. "Pak Raden itu, guru kesayangannya kalian semua ya?" tanya Tania dengan penasaran. "Iyapps bener banget Tan. Tapi Pak Raden itu paling kesayangannya Galaksi banget deh. Dimana Galaksi bikin masalah, Pak Raden pasti yang ngasih hukuman. Sampe dulu itu Pak Raden pernah capek ngasih hukuman ke Galaksi" ujar Cinta tersebut. "Bhahaha ngakak banget sih gua. Pasti bakalan seru banget ya hehehe. Oh iya, gua amaze banget loh sama pertemanan kalian itu yang bisa bertahan meskipun Galaksi pernah pergi dan perginya juga ga sebentar. Tapi kalian semua masih yakin dan masih semangat buat nungguin Galaksi balik. Sumpah itu wow banget sih bagi gua" ujar Tania dengan sejujur-jujurnya. "Hahaha lo belum tau kisahnya lengkap sih Tan. Kalo lo tau pasti lo bakalan terkejut dan bakalan lebih amaze lagi sih hahaha" ujar Rinai yang diangguki oleh yang lainnya itu. "Guys, balik ke lapangan yuk. Sambil bawain minum buat yang lain, Lola takut deh kalo temen-temen Lola yang ada di lapangan pada kehausan" ujar Lola kepada yang lainnya itu. "Lola takut temen-temen Lola kehausan atau takut Angkasa kehausan hm?" tanya Rein kepada Lola yang membuat Lola tersenyum malu, karena sebenarnya ia memang takut jika Angkasa kehausan. Ia pun masih malu karena ketahuan oleh teman-temannya disana. "Dasar ya Lola buciners emang deh lo tuh ya" ujar Rinai yang membuat teman-temannya tertawa. Mereka menertawakan Lola yang saat ini sudah ngambek tapi tetap malu juga. Mereka pun saat ini membeli minuman dan juga beberapa macam snack untuk teman-temannya itu. Dan setelah sudah mendapatkannya mereka pun berjalan bersama menuju ke lapangan basket. Saat ini mereka sudah sampai di lapangan basket dan mereka semua pun terkejut. Mereka semua terkejut ketika melihat betapa banyaknya siswa yang saat ini sedang menonton basket itu. Dan saat dilihat lagi, pertandingan basket itu bukan lagi pertandingan antara teman-temannya. Namun pertandingan teman-temannya dengan adik kelas sepertinya karena mereka semua juga menggunakan seragam putih abu-abu milik mereka. Lola, Rora dan yang lainnya pun saat ini mulai bingung karena mereka tidak tahu harus masuk dari mana. Saat ini keadaan lapangan sudah banyak dikerubungi oleh penonton pertandingan itu. Mereka heran sekali apakah mereka semua itu tidak masuk ke kelas atau memang free class. Saat ini Lola dan yang lainnya pun masih setia menunggu di luar lapangan basket. Mereka masih menunggu, tapi karena cuaca yang sangat panas mereka pun menjadi kelelahan disana. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk pindah duduk di koridor saja. Namun belum sampai mereka pindah, sudah ada yang pingsan diantara mereka. Dan yang pingsan itu adalah Rora. Saat ini mereka semua pun panik dan Raisa langsung meminta adik kelas yang ada di dekatnya itu untuk menggendong Rora dan membawa Rora ke UKS. "Gua sama yang lainnya ikut ke UKS ya. Nai, lo sama yang lainnya tolong ya kalo bisa lo serobot itu kerumunan biar sampe di depan terus ntar lo bilangin ke Galaksi kalo Rora pingsan. Gua sama yang lainnya jalan dulu sekarang" ujar Raisa yang mencoba untuk tidak panik. Karena disaat seperti ini harus ada satu orang yang tidak panik diantara mereka itu. Rora pun sudah dibawa oleh adik kelas itu dan juga yang lainnya. Saat ini Rinai, Tania, Cinta, Diandra pun sedang berusaha untuk melewati kerumunan tersebut untuk menemui Galaksi. Namun tidak bisa karena kerumunan itu sangat padat sekali. Mereka pun mulai khawatir sekali saat ini dan mereka pun hanya bisa menunggu. Namun tak lama kemudian Diandra pun mencoba untuk menembus kerumunan itu lagi dan ia pun berhasil sampai di depan bersama dengan Cinta. Ya walaupun untuk sampai didepan mereka membutuhkan efforts lebih. Namun saat ini mereka sudah sampai di depan dan mereka pun mendekati teman-temannya yang lain yang saat ini sedang tidak bermain. Dengan ngos-ngosan mereka disana. "Weh hebat bener dah lo berdua bisa nembus itu kerumunan. Ngapain heh btw? Pakek nembus-nembus gitu segala? Kurang kerjaan ya lo pade?" tanya Andra kepada mereka itu. "Mata lo kurang kerjaan, kurang kerjaaan. Heh Andra dan yang lainnya, please ini gawat banget woi. Rora... Rora pingsan" ujar Diandra dengan nafas yang masih ngos-ngosan yang mana kabar dari Diandra itu membuat teman-temannya yang lainnya menjadi kaget. "Anjir ngomong lah dari tadi woy. Gal, stop it Gal. Emergency" teriak Andra tersebut yang membuat mereka semua pun menjadi berhenti sejenak, dan saat ini Galaksi pun keluar digantikan oleh teman yang lainnya. Galaksi pun berjalan ke arah Andra dengan tanya. "Kenapa? Ada masalah Ndra?" tanya Galaksi kepada Andra tersebut pada saat ini. "Ini lebih dari masalah Gal, Rora pingsan" ujar Andra membuat Galaksi terkejut saat ini dan ia pun bertanya kepada Diandra dan Cinta karena Galaksi yakin Andra mendapatkan info tersebut dari mereka berdua. Galaksi bertanya saat ini Rora ada dimana. Dan saat sudah mengetahui bahwa Rora ada di UKS, akhirnya Galaksi pun langsung keluar dari lapangan itu. Ia pun saat ini berlarian menuju ke UKS dan saat sampai di UKS, Galaksi melihat Rora yang sudah siuman dan saat ini sedang dibantu minum oleh teman-temannya yang lain. Galaksi pun cukup lega karena Rora tidak sakit dengan serius dan saat ini ia sudah siuman. Galaksi pun mendekati Rora dan ia bertanya kepada Rora apakah ada yang sakit dan ia pun juga meminta maaf karena ia datang terlambat saat ini. Ia merasa sangat bodoh sekali. "Ra, maaf ya Ra aku ga tau kalo kamu pingsan tadi Ra. Harusnya aku tahu lebih awal kan ya Ra. Maaf ya Ra" ujar Galaksi meminta maaf kepada Rora karena merasa bersalah. "Ga papa sayang. Kamu udah lah ga usah minta maaf gitu, aku ga suka ya kalo kamu kayak gitu. Lagian juga aku udah ga papa kok Gal, tadi cuman kepanasan sama kecapekan aja kok. Kamu yang tenang ya" ujar Rora menenangkan Galaksi yang masih khawatir saat ini. Mereka pun masih di UKS selama beberapa saat dan sepertinya mereka harus pulang saat itu juga karena memang Rora yang tadi pingsan karena kecapekan juga. Mereka pun saat ini sudah keluar dari ruang UKS dan saat ini mereka menuju ke lapangan basket lagi. Di sana, mereka semua pun masih melihat teman-temannya yang sedeng bermain dengan asyik. Rora yang melihat itu pun tidak tega untuk membubarkan permainan tersebut. Akhir nya ia pun meminta kepada Galaksi untuk membiarkan mereka bermain saja dan biarkan yang pulang hanya Rora dan Galaksi saja. Akhirnya Galaksi pun setuju dan saat ini Galaksi berpamitan kepada Lola, Diandra dan yang lainnya supaya nanti bisa dipamitkan dengan yang lainnya juga. Galaksi dan Rora pun sudah keluar dari SMA PAHLAWAN pada saat ini. Mereka berdua sudah masuk ke dalam mobil dan saat ini sudah meninggalkan SMA PAHLAWAN. Sebenarnya Rora merasa tidak enak dengan Galaksi pada saat ini. Karena pasti Galaksi tadi sedang seru-serunya bermain dengan teman-temannya yang lain, tapi malah saat ini Galaksi harus pulang bersama dengan Rora. Rora pun merasa sangat bersalah. "Galaksi, maafin aku ya Gal. Gara-gara aku yang kayak gini kamu jadi harus pulang duluan deh. Padahal aku tahu kalo kamu tadi lagi bahagia banget ada disana. Aku ngancurin kebahagiaan kamu hari ini ya Gal?" tanya Rora yang membuat Galaksi menatap ke arahnya itu. "Astaga Rora sayang, aku ga pernah merasa kamu ngehancurin kebahagiaan aku. Karena kamu sumber kebahagiaanku Ra. Kamu ga boleh ngomong gitu. Aku pulang karena emang harusnya udah pulang Ra, lagian kamu itu lebih penting Ra. Pokoknya aku ga suka ya kalo kamu ngomong kayak gitu lagi" ujar Galaksi kepada Rora tersebut dengan sok-sokan ngambek. Yang mana hal itu membuat Rora pun tertawa melihat muka dari Galaksi. "Nah gitu dong ketawa, lagian tadi aku yang harusnya minta maaf sama kamu. Karena aku terlalu seneng main tadi, jadi aku ngelupain kamu Ra. Maaf ya Ra" ujar Galaksi tersebut. "Kamu ga salah kok Gal, semua orang juga pasti bakalan bahagia banget kalo bisa akumpul bareng temen dan ngelakuin hal yang dulu pernah dilakukan bareng. Apalagi ini kamu baru kumpul saat ini kan setelah sekian lama. Aku maklum kok Gal. Lagi pula juga semuanya kelihatan bahagia kok tadi. Pokoknya acara kita tadi berhasil deh. Aku juga ikut seneng karena Genk Predator udah kembali bersama lagi Gal. Gal, jangan pergi-pergi ya. Jangan tinggalin temen-temen kamu lagi" ujar Rora kepada Galaksi yang pastinya diangguki oleh Galaksi, karena Galaksi tidak mau jika ia berpisah lagi dengan teman-temannya. "Aku bakalan selalu ada disini kok Ra, dan aku ga akan pernah ninggalin temen-temen lagi. Terus aku juga ga akan pernah ninggalin Rora. Meskipun ada rintangan yang menghadang percaya ya Ra, aku ga akan pernah ninggalin kamu. Dan akan selalu bersama sama kamu Ra. Aku sayang sama kamu" ujar Galaksi kepada Rora dan Rora pun saat ini membalasnya dengan pelukan. Ia pun memeluk lengan Galaksi sampai akhirnya mereka saat ini pun sudah ada di rumah Galaksi. Mereka pun masuk ke dalam, dan Galaksi meminta Rora untuk istirahat agar keadaannya nanti semakin cepat pulih. Saat ini Rora pun tidur. Galaksi pun saat ini sudah memastikan Rora tidur, dan ia pun keluar dari kamar Lola tersebut. Saat ini dirinya masuk ke dalam kamarnya dan mandi karena sangat gerah sekali. Setelah mandi, Galaksi pun sudah berganti baju dan saat ini ia pun melihat foto-foto mereka tadi yang sudah dikirimkan ke grup w******p Genk Predator. Galaksi pun melihat foto-foto itu dengan sangat senang sekali dan tentunya ia sangat bahagia juga. 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD