Story before Marriage

1248 Words

  Andira bergelung di ranjangnya dengan pikiran tak tenang. Ia khawatir tentang kondisi Muti saat ini. Sedang apa gadis itu sekarang? Apa dia sedang menangis seorang diri dalam kamarnya? Atau kini ia sedang berdiri di taman belakang rumahnya untuk menunggu kedatangan Mbok Sri? Pikiran Andira mulai tak karuan.. Ia takut andaikata gadis itu nekat untuk mencari mbok Sri sendiri dan sesuatu yang jahat menimpa gadis manis itu. Tidak! Andira harus bertindak! Andira langsung bangkit dari ranjangnya, ia menyambar ponselnya, menghubungi Narend. “ Merindukan saya?” “ Tidak, tapi bisa kita ketemu sekarang."Andira mendengus sebal. ‘Iya saya kangen, pengen peluk-pelukan sama sayang sayangan saat  ini. Tapi nanti kalau kamu serahkan semua hartamu.’ batinnya. “ Baiklah langsung saja.” “ Katak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD