Sesuai rencana kemarin malam, kini setelah bertemu di kedai, Ikfan dan Andre langsung pergi meluncur ke sebuah panti asuhan yang berada di Jakarta. Keduanya berniat pergi ke sana untuk menemui Raisa. Setelah menempuh perjalanan selama satu jam lebih karena jarak panti asuhan itu dari kedai cukup jauh, belum lagi dengan kemacetan di ibu kota yang tidak pernah surut. Akhirnya sampailah sekarang Andre dan Ikfan di depan gerbang panti asuhan yang biasa kunjungi oleh Raisa. Dengan masih berada di dalam mobil kesayangannya itu—porsche 718—Andre dan Ikfan memperhatikan sekitar depan panti asuhan itu dengan seksama. Bahkan kini Andre membuka kaca mobilnya, dan menatap serius daerah dalam panti asuhan dari depan pintu gerbangnya—tidak terlalu dekat. "Langsung masuk aja?" Tanya Ikfan. Tanpa menj

