18. Pemenuhan Gairah

1661 Words

Setelah sarapan, Endrico mengajak mereka semua masuk ke dalam rumah. Noel dalam tubuh Xaviera tetap tinggal di luar, dia mengirim pesan pada Xaviera agar ke kamar sebentar karena ada yang mau dibicarakan. Noel sudah menunggu di kamar itu, hingga Xaviera masuk. Noel menyerahkan earphone yang biasa mereka pakai. “Kamu temanilah mereka dulu, aku akan bantu dari jauh,” ucapnya. “Kalau kakek tanya kenapa aku pakai benda ini bagaimana?” tanya Xaviera. “Bilang saja kamu sedang mendengarkan laporan,” ujar Noel memasangkan earphone itu di telinga Xaviera. “Jadi kita beneran batal ke pantai?” “Minggu depan acara amal, kita ikut ya sekalian main ke pantainya,” ucap Noel. Xaviera menghela napas panjang. “Aku janji,” ujar Noel cepat. Xaviera memaksakan senyumnya, lalu dia keluar dari kamar itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD