Mendengar ucapan Andra, hati Silvia miris dan menyesal karena sudah mencoba bermain api dengan emosi Andra. Sesampainya di rumah, Andra keluar dari mobil begitu saja. Menghadapi Silvia membuat emosinya seperti teruji. Andra mendadak menjadi seperti seorang laki-laki yang baru kali ini menghadapi perempuan dengan membawa perasaan di dalamnya. Andra tidak tahu bagaimana caranya menghadapi sifat Silvia yang tidak terbaca olehnya. Selama ini Andra menganggap Silvia mengerti kode yang ia berikan, karena Silvia pun merespon kode tersebut. Namun nyatanya, ketika berhadapan langsung seperti ini, Andra seperti meraba sebuah ruangan dalam kondisi gelap gulita. Andra tidak bisa melihat apa pun. Silvia keluar dari mobil dan berpapasan dengan Andra di pintu pagar. "Kamu mau ke mana?" tanya Silvia.

