Esok malamnya Andra sudah berdiri di depan pagar rumah Silvia. Berbekal alamat juga sedikit wejangan tentang siapa dan bagaimana sosok Alvino dari kakak iparnya, Andra memantapkan diri untuk menuju ke rumah Silvia. Setelah lima menit sejak Andra mengetukkan gembok pada pagar tralis rumah Silvia, akhirnya gadis itu menampakkan kepalanya dari balik pintu utama. Silvia melangkah pelan seolah sedang memastikan penglihatannya sendiri. Dia bergerak pelan untuk membuka pagar rumah dengan ekspresi wajah tidak percaya melihat siapa yang saat ini sedang berdiri tegap di balik pagar rumahnya. Seorang laki-laki yang sangat ia kenal. Malam ini Andra mengenakan kaus oblong warna putih dibalut jaket warna navy, sedangkan untuk bawahan Andra mengenakan celana jeans warna blue jeans dan juga sneakers putih

