"Apakah dengan mengatakan keadaan Bianca akan membuat mereka ada untuk Bia? Bukankah selama beberapa hari ini saja mereka hanya mengirimkan uang dan uang tanpa menanyakan keadaan Bia?" tanya Dylan dengan mata tajamnya menatap Mbak Inah. Mbak Inah memang sudah sangat tahu betul kebiasaan majikannya hanya tertunduk diam. Dia cukup tahu bahwa bagaimanapun keadaan Bianca tak akan membuat orang tuanya pulang dan menyisihkan waktu sekejap saja untuk putri semata wayang mereka. Bagi mereka, uang sudah mewakili kehadiran mereka. Bukan hanya Mbak Inah yang hanya diam tanpa kata, tapi dokter pun terdiam. Dia ingin mengatakan bahwa kehadiran orang tua Bianca bisa jadi sangat membantu proses penyembuhannya, tapi kembali mengingat semua cerita dan kenyataan sela beberapa hari ini membuatn

