Akhir yang sesungguhnya

2408 Words

Shakir Pov Mari kita berpisah secara baik-baik. Baik-baik apanya? Gue bahkan merasa sangat hancur saat harus meninggalkan dia sendirian di taman bermain itu, gue rasa sekarang dia udah berada di dalam pelukan Leon. Hati gue remuk bukan main, ini kali pertama gue patah hati begitu sakitnya. Kalau selama ini gue yang akan memutuskan hubungan dengan mantan gue dan gue masih bisa merasa baik-baik saja lalu ketawa haha hihi di klub, namun tidak saat itu memutuskan hubungan dengan Ratih. ''ARGHH! ANJ*NG!" Gue membuka lebar jendela mobil gue, menghirup udara malam yang rasanya makin bikin nyesek aja. Bahkan gue yang udah lama gak ngerokok sampai membakar satu batang rokok gue. "Kenapa? Kenapa bukan gue orang yang lu suka Rat?!" Tanpa sadar, gue menangis lagi sambil menyetir mobil dala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD