Sejenak

877 Words

"woy udah siap belum lu?" Shakir mulai berteriak memanggil Ratih. Ratih membuka pintu kamar mandi, tapi hanya sedikit. Ia mengeluarkan kepalanya, dengan posisi pintu sedikit terbuka, ia menyembunyikan tubuh kecilnya di balik pintu. "aduh!! Ceroboh banget sih aku, nyampe lupa bawa baju sama daleman" Ia sangat bingung bagaimana caranya meminta Shakir mengambilkan pakaiannya. "kenapa lagi lu? " Shakir mulai mengernyitkan dahinya, bingung. Ratih hanya menunjuk-nunjuk ke arah lemari pakaiannya. Shakir yang melihat itu langsung paham, ia segera beranjak ke arah lemari. "lu mau pakai pakaian yang mana? " tanyanya sambil memegang baju warna putih dan peach. Ratih menunjuk ke arah baju warna peach. " oh yang ini? " tanya Shakir lagi sambil mengangkat baju warna peach itu. Ratih h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD